Kolaborasi Baznas dan DP2KBP3A Atasi Stunting di Kabupaten Pandeglang 

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 16:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAILYHITS.ID, PANDEGLANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Pandeglang berkolaborasi atasi stunting.

Kolaborasi tersebut dengan cara mendistribusikan 90 paket sembako untuk balita stunting atau yang beresiko stunting di 7 (tujuh) Kecamatan dan 7 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Pandeglang.

Baca Juga :  Gedung Pos Polisi KEK Tanjung Lesung Tak Berfungsi Sejak Diresmikan Polda Banten

“Kita bersinergi dengan DP2KBP3A  untuk mendistribusikannya, semoga ini bisa bermanfaat membantu dalam percepatan penurunan stunting di Pandeglang,” kata Wakil Ketua 2 Baznas Pandeglang Uri Sahuri, Kamis (3/10/2024).

Dikatakan Uri Sahuri, 7 Kecamatan itu adalah Kecamatan Pandeglang, Kecamatan Bojong, Kecamatan Menes, Kecamatan Labuan, Kecamatan Cigeulis, Kecamatan Panimbang, dan Kecamatan Majasari.
Penyaluran bantuan stunting oleh Baznas Pandeglang dan DP2KBP3A Pandeglang.

Baca Juga :  Polres dan Kejari Lebak Kolaborasi Wujudkan Penanganan Hukum Cepat dan Akurat

“Dari masing- masing kecamatan itu yang mendapatkan program ini yaitu Kelurahan Pandeglang , Desa bojong, Desa Sindang karya, Desa Teluk, Desa Waringin jaya, Desa mekarsari, dan Kelurahan Saruni,” jelasnya.

Uri juga menyampaikan, pemberian paket sembako ini merupakan program Pandeglang sehat yang ada di Baznas Pandeglang.

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Banten, Warga Diminta Pakai Masker!
Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus