Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Jaminan Sosial bagi Pekerja Mandiri di Pandeglang

- Penulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Unpam Serang menyosialisasikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja mandiri di Desa Kertasana, Pandeglang. Dok : (Ist/Dailyhits.id)

Mahasiswa Unpam Serang menyosialisasikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja mandiri di Desa Kertasana, Pandeglang. Dok : (Ist/Dailyhits.id)

DAILYHITS.ID – Kecelakaan kerja bukan hanya mengancam keselamatan pekerja, tetapi juga dapat memutus sumber penghasilan keluarga. Risiko itu dihadapi petani, pedagang, hingga pelaku usaha mikro yang bekerja secara mandiri tanpa perlindungan dari pemberi kerja.

Persoalan tersebut menjadi perhatian mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang yang menyosialisasikan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah (BPU) di Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) itu berlangsung di Aula Desa Kertasana pada 8 Oktober 2026.

Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa berupaya meningkatkan pemahaman warga mengenai perlindungan terhadap risiko pekerjaan, terutama bagi mereka yang menggantungkan penghasilan dari usaha sendiri.

Ketua tim pengabdian, Topan Kelana, mengatakan pekerja mandiri perlu memahami risiko pekerjaan sekaligus mengetahui pilihan perlindungan sosial yang tersedia.

Menurut dia, akses terhadap informasi menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Program BPU hadir untuk melindungi masyarakat yang bekerja secara mandiri. Kami berharap manfaat perlindungan sosial ini dapat dirasakan oleh semakin banyak pekerja di Indonesia, khususnya masyarakat Desa Kertasana,” ujar Topan.

Baca Juga :  Jurus Helldy Agustian Agar Kota Cilegon Populer di Tingkat Nasional

Ketua kelompok pengabdian juga menekankan pentingnya edukasi agar masyarakat tidak mengabaikan risiko pekerjaan yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi keluarga.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat memahami bahwa perlindungan sosial merupakan hal penting bagi pekerja mandiri. Kami berharap warga semakin sadar untuk mencari informasi dan mempertimbangkan kepesertaan jaminan sosial sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Pekerja bukan penerima upah merupakan orang yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan secara mandiri untuk memperoleh penghasilan.

Kelompok ini mencakup petani mandiri, pedagang, pelaku usaha mikro, pekerja lepas, pengemudi, serta profesi lain yang tidak menerima upah dari pemberi kerja.

Bagi kelompok tersebut, kecelakaan kerja dapat menimbulkan persoalan berlapis. Selain menghambat aktivitas produktif, kecelakaan juga berpotensi mengurangi pendapatan, terutama ketika pekerjaan yang dilakukan menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  Datangkan OVJ, Ribuan Massa Hadiri Kampanye Akbar Hasbi-Amir di Lebak

Karena itu, pemahaman mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan dinilai penting agar pekerja mandiri mengetahui program perlindungan yang tersedia, manfaatnya, persyaratan kepesertaan, serta mekanisme pendaftaran. Informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi warga untuk mempersiapkan diri menghadapi risiko pekerjaan.

Sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya menerapkan pengetahuan akademik untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan lingkungan desa.

Tim pengabdian Unpam Kampus Serang dipimpin Topan Kelana, dengan anggota Irawan Saputra, Zahra Azizah, dan TB. Ardi Permana. Kegiatan itu didampingi dosen Universitas Pamulang, Mudowaroh, dan Hj. Neneng Pratiwi,

Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa berharap pemahaman warga Desa Kertasana mengenai perlindungan sosial semakin meningkat.

Kesadaran itu diharapkan menjadi langkah awal bagi pekerja mandiri untuk mempersiapkan perlindungan terhadap risiko pekerjaan dan menjaga keberlangsungan penghasilan keluarga.

Berita Terkait

Cegah Sengketa! Mahasiswa Hukum Unpam Serang Edukasi Warga Pandeglang soal Perjanjian Tertulis
DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM
Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak
KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional
Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern
Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos
32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01

Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Jaminan Sosial bagi Pekerja Mandiri di Pandeglang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:27

Cegah Sengketa! Mahasiswa Hukum Unpam Serang Edukasi Warga Pandeglang soal Perjanjian Tertulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23

DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03

Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:50

KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Berita Terbaru