Ia mengimbau masyarakat untuk menjadikan rumah sebagai benteng pertahanan utama dan segera melaporkan indikasi peredaran atau penyalahgunaan narkotika kepada pihak berwajib.
Lebih lanjut, Zakiyah mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari pemuda, pelajar, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama, untuk menjadi agen perubahan.
“Jadilah duta anti narkotika di lingkungan masing-masing. Sebarkan informasi tentang bahaya narkotika, ajaklah teman dan saudara untuk menjauhi barang haram ini, serta dorong mereka yang sudah terlanjur terjerumus untuk berani melaporkan diri dan menjalani rehabilitasi,” ajaknya.
Menurut Zakiyah, kejahatan narkoba digolongkan sebagai kejahatan luar biasa dan serius karena dampak destruktifnya yang merusak masa depan bangsa, baik secara fisik, kesehatan masyarakat, maupun daya saing dan kemajuan bangsa dalam jangka panjang.
Ia mengingatkan bahwa peringatan HANI bukanlah sekadar perayaan, melainkan refleksi dukungan dan semangat bagi korban penyalahgunaan narkoba.
“Korban penyalahgunaan narkoba telah mengakibatkan banyaknya nyawa yang hilang akibat keganasan narkoba, di mana 30 sampai 50 orang meninggal per harinya karena narkoba,” pungkasnya.
Halaman : 1 2







