Biang Kerok Limbah Radioaktif di Cikande Terungkap, KLH Gugat Dua Perusahaan

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 17:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa pihaknya akan mengajukan gugatan perdata terhadap dua pihak yang dinilai bertanggung jawab atas kasus limbah radioaktif di Cikande. (Istimewa)

Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa pihaknya akan mengajukan gugatan perdata terhadap dua pihak yang dinilai bertanggung jawab atas kasus limbah radioaktif di Cikande. (Istimewa)

DAILYHITS – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan menggugat PT Peter Metal Technology Indonesia (PMT) terkait paparan radioaktif pada udang beku ekspor. Hal itu dilakukan menyusul adanya temuan hasil investigasi oleh Satgas Penanganan Cesium 137.

PT yang berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten tersebut diduga menjadi sumber utama paparan radioaktif Cesium-137.

Selain PT PMT, KLH juga menggugat PT Modern Industrial Estate sebagai pengelola Kawasan Industri Cikande.

Baca Juga :  KPU Tetapkan Airin-Ade dan Andra-Dimyati Sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten

Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa pihaknya akan mengajukan gugatan perdata terhadap dua pihak yang dinilai bertanggung jawab atas kasus tersebut.

“Ada dua pihak yang akan dituntut oleh KLH, yang pertama adalah PMT sebagai tergugat satu, dan pengelola kawasan Modernland,” ujar Hanif saat di Serang, Selasa (30/9/2025).

Baca Juga :  Sosok- Sosok Terkenal dan Hebat Gabung ke Perindo, Ada Yusuf Mansyur hingga Mantan Anggota DPR RI

Hanif menjelaskan, dugaan pencemaran ini berawal dari leburan scrap yang ternyata mengandung Cesium-137.

Ia menduga, hal ini terjadi akibat ketidaktahuan pihak terkait, bukan karena unsur kesengajaan. Namun, hal itu tidak melepaskan mereka dari tanggung jawab.

“Berdasarkan penyelidikan Bareskrim Polri, limbah radioaktif ini berasal dari 15 lokasi yang tersebar. Lima belas di antaranya sedang didalami,” katanya.

Berita Terkait

Gunung Kaupas di Padarincang Longsor, Warga Panik Lari Terbirit-birit
Ratusan Pelajar SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah: Sepi – Tak Ada KBM
Heboh Banyak Truk Sampah Pemkab Serang Buang Sampah di Lebak
Gawat! Puluhan SPPG di Lebak Belum Punya Sertifikat Higenis
Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan, PWI Serang Raya Geruduk Pemkab Desak Tegakan Kebebasan Pers
Desa Tanjung Burung Terendam: Kisah Ratusan Keluarga dalam Pelukan Cisadane yang Meluap
Ditinggal Kerja ke Arab, Bocah 9 Tahun Diperkosa Pacar Ibunya 
Keterlaluan! Buruh di Serang Cabuli Anak Kandung Sejak SD hingga SMA

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:13

Gunung Kaupas di Padarincang Longsor, Warga Panik Lari Terbirit-birit

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:20

Ratusan Pelajar SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah: Sepi – Tak Ada KBM

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:45

Heboh Banyak Truk Sampah Pemkab Serang Buang Sampah di Lebak

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:42

Gawat! Puluhan SPPG di Lebak Belum Punya Sertifikat Higenis

Selasa, 30 September 2025 - 17:38

Biang Kerok Limbah Radioaktif di Cikande Terungkap, KLH Gugat Dua Perusahaan

Berita Terbaru

Hukrim

DPRD Ucapkan HUT Kabupaten Serang ke-500

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:56