Ratusan Pelajar SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah: Sepi – Tak Ada KBM

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk pernyataan mogok sekolah terbentang di gerbang masuk sekolah. (Istimewa)

Spanduk pernyataan mogok sekolah terbentang di gerbang masuk sekolah. (Istimewa)

DAILYHITS- Ratusan pelajar SMA Negeri 1 Cimarga, Kabupaten Lebak mogok sekolah usai adanya peristiwa penamparan kepada salah satu siswa Senin (13/10/2025). Suasana sekolah juga nampak sepi dan tak ada aktivitas belajar mengajar.

Pantauan di lapangan hingga pukul 07.52 WIB, tak ada satu pun pelajar yang datang ke sekolah untuk mengikuti upacara maupun kegiatan belajar mengajar. Setiap kelas yang berada di lingkungan sekolah pun nampak kosong dengan kursi-kursi masih tersusun rapih.

Sejumlah guru-guru pun hanya beraktifitas di ruang kantor. Mereka juga kebingungan mengenai nasib Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada hari ini.

Baca Juga :  Sapa Warga Lebakwangi, Calon Bupati Serang Ratu Zakiyah Terima 3 Keluhan Ini

Bahkan, di gerbang masuk sekolah juga terbentang sebuah spanduk dengan tulisan “Kami Tidak Akan Sekolah Sebelum Kepsek Dilengserkan.”Tidak diketahui secara pasti siapa yang memasang spanduk tersebut namun keberadaannya langsung menarik perhatian publik.

Salah satu guru SMAN 1 Cimarga mengaku kebingungan seluruh pelajar kompak tidak masuk sekolah. Padahal, sebelumnya para wali kelas telah mencoba melakukan pendekatan agar mereka tetap datang dan belajar di sekolah.

“Padahal udah dikasih tau sama guru-guru nih, wali kelas nih nyuruh untuk masuk. (Alasannya -red) Tidak tahu, sepertinya ya (gara-gara peristiwa kemarin-red) karena terakhir ketemu itu hari Jumat dan kita juga ngga tau hari Senin ini pada ngga masuk semua,”kata Dhea yang juga menjabat sebagai humas, Senin (13/10/2025).

Baca Juga :  Kronologis Lengkap Suami Tega Bacok Istri di Lebak: Dari Kucing hingga Pernikahan Siri

Kata Lia, jumlah peserta didik yang berada di SMAN 1 Cimarga mencapai 640 siswa yang terbagi ke dalam 19 ruang kelas.

Kondisi salah satu ruang belajar siswa nampak kosong. (Istimewa)

Kronologi Kejadian

Diketahui, peristiwa ini terjadi setelah salah satu siswa yakni Indra Lutfiana Putra mengaku menjadi korban kekerasan oleh pihak sekolah, Jumat (10/10/2025). Dia ditampar hingga ditendang.

Aksi itu dilaporkan dilakukan oleh Kepala Sekolah berinisial DF. Ketika itu dia membeli gorengan bersama teman-temannya di sekitar sekolah.

Berita Terkait

Gunung Kaupas di Padarincang Longsor, Warga Panik Lari Terbirit-birit
Heboh Banyak Truk Sampah Pemkab Serang Buang Sampah di Lebak
Gawat! Puluhan SPPG di Lebak Belum Punya Sertifikat Higenis
Biang Kerok Limbah Radioaktif di Cikande Terungkap, KLH Gugat Dua Perusahaan
Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan, PWI Serang Raya Geruduk Pemkab Desak Tegakan Kebebasan Pers
Desa Tanjung Burung Terendam: Kisah Ratusan Keluarga dalam Pelukan Cisadane yang Meluap
Ditinggal Kerja ke Arab, Bocah 9 Tahun Diperkosa Pacar Ibunya 
Keterlaluan! Buruh di Serang Cabuli Anak Kandung Sejak SD hingga SMA

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:13

Gunung Kaupas di Padarincang Longsor, Warga Panik Lari Terbirit-birit

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:20

Ratusan Pelajar SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah: Sepi – Tak Ada KBM

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:45

Heboh Banyak Truk Sampah Pemkab Serang Buang Sampah di Lebak

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:42

Gawat! Puluhan SPPG di Lebak Belum Punya Sertifikat Higenis

Selasa, 30 September 2025 - 17:38

Biang Kerok Limbah Radioaktif di Cikande Terungkap, KLH Gugat Dua Perusahaan

Berita Terbaru

Marhaban Ya Ramadhan.

Berita Terbaru

Marhaban Ya Ramadan

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:24

PKS Lebak saat menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di halaman kantor DPD PKS Lebak. (Istimewa)

Berita Terbaru

PKS Lebak Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Jelang Ramadan

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:19