Usai menyantap gorengan, Indra bersama beberapa rekannya lantas merokok di sekitaran sekolah. Kemudian peristiwa itu dipergoki oleh DF.
“Saya habis beli gorengan sama teman-teman, terus di belakang warung itu ngerokok. Enggak lama ketemu kepala sekolah, saya kaget terus langsung buang rokok,”kata Indra kepada awak media.
Setelah itu, lanjut Indra, kepala sekolah meminta dia untuk mencari rokok yang dibuang. Namun karena tidak berhasil ditemukan kembali, DF emosi. “Saya ditendang di bagian kaki dan punggung,” ucapnya lirih.
Tak sampai disitu, pelajar kelas XII 1 ini mengaku mendapatkan lontaran kata-kata kasar dari DF. “Katanya saya gob**k, anj**g. Katanya dia lihat saya pegang rokok,” ungkap Indra menirukan ucapan kepala sekolah.
Lagi-lagi Indra mengaku, emosi DF tak hanya sampai disitu. Dia juga mengaku diseret ke dalam ruangan kepala sekolah. “Saya ditampar satu kali, katanya saya enggak menghargai,” tuturnya.
Klarifikasi Kepala Sekolah
Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, DF membuat sebuah klarifikasi dalam sebuah video. Dia menegaskan bahwa tamparan itu dilakukan secara spontan.
“Betul saya tampar, tapi tidak keras, dan itu refleks karena Indra tidak mau mengaku merokok,” ujar Dini dalam video yang beredar dikutip, Senin (13/10/2025).
Dini menjelaskan, kejadian bermula saat ia memergoki Indra sedang merokok di area sekolah. Saat ditegur, siswa itu langsung membuang rokok yang masih diisap dan tidak mengakui perbuatannya.
Selain menampar, Dini juga mengaku mengetuk bagian pinggang siswa tersebut, namun membantah telah menendang seperti yang ramai diberitakan. ***
Halaman : 1 2








