Tutup Akhir Tahun 2024, Rutan Serang lakukan Istighosah bersama Warga Binaan

- Penulis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 13:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rutan Serang menggelar istigosah

Rutan Serang menggelar istigosah

DAILYHITS.ID, SERANG – Dalam Rangka Menutup akhir tahun 2024, 562 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti istighosah dan doa bersama, dipimpin Abuya Muhtadi, kyai mufti syafi’iyyah, dan mursyid Tarekat Syadziliyah.

Abuya Muhtadi adalah putra Abuya Muhammad Dimyathi al-Bantani, pendiri Pondok Pesantren Roudotul Ulum Cidahu, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga binaan dan petugas yang dilaksanakan di dalam blok hunian Rutan Kelas IIB Serang.

Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Marthen Butar Butar mengatakan bahwa Doa dan istighosah bersama ini diharapkan menjadi penuntun jalan bagi para WBP untuk menjadi pribadi yang lebih baik, serta mengikuti pembinaan dan pendidikan dibalik jeruji besi sampai lulus dan bersungguh-sungguh.

Baca Juga :  The heart of Nintendo's new console isn't the Switch

“Kita mengadakan refleksi akhir tahun sekaligus istighosah bersama, agar tahun depan kita diberi keberkahan dan di doakan agar WBP di beri keberkahan, pembinaan kita diberi keberkahan,” ujar Kepala Rutan Kelas II B Serang, Marthen Butar Butar, dilokasi, Jumat, (27/12/2024).

Baca Juga :  Anggota DPRD Banten: Pesantren Pilar Ekonomi Umat, Bukan Sekadar Pusat Ilmu Agama

Marthen Butar Butar mengatakan bahwa, pada 2025 nanti bakal ada Ratusan WBP yang menghirup udara bebas. Diharapkan mereka bisa menjadi pribadi yang lebih baik serta diterima masyarakat.

“Karena di tahun depan ada Ratusan WBP kita akan bebas. WBP yang ikut kegiatan ini ada sekitar 520 WBP pria dan 42 perempuan. Kami arahkan untuk ikut, agar menjadi penerang dan penuntun bagi mereka semua,” terangnya.

Berita Terkait

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Nabil Mengubah Peta?
Media dan Politik
RUU Polri dan Ancaman Kembalinya Dwi Fungsi Aparat
Dua Hansip Ditahan, Kasus Penganiayaan Bergulir di PN Pandeglang
Orang Desa Tidak Butuh Dolar: Jalan Kemandirian Pangan dari Leuit Banten untuk Indonesia
Single Ketiga Arey the Wins “Merindukanmu”, Angkat  Kisah Nyata Dua Sahabat melawan Kanker

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Selasa, 1 September 2026 - 22:40

Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:37

Nabil Mengubah Peta?

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:23

Media dan Politik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:35

RUU Polri dan Ancaman Kembalinya Dwi Fungsi Aparat

Berita Terbaru