Selama doa dan istighosah bersama, ada narapidana yang menangis. Marthen berharap acara keagamaan bisa terus digelar rutin, agar menjadi penenang dan penuntun para narapidana.
Menurutnya, agama menjadi faktor penting untuk merubah WBP menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
“Rencananya setiap tahun, bahkan tiap ada momen besar juga, kami akan mengadakan kegiatan, menunjang akselerasi menteri, salah satunya pembinaan WBP, agar mereka setelah keluar dari sini, bisa lebih baik lagi,” jelasnya.
Setelah Istigosa bersama Abuya Muhtadi Dimyati selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah dari Ustadz Gulamudin dengan tema refleksi akhir tahun menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Dalam tausiah tersebut, Ustadz Gulamudin menyampaikan pentingnya introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Apa pun kesalahan masa lalu, pintu taubat selalu terbuka. Mulailah dengan memperbaiki diri sendiri dan jadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran berharga,” ujar Ustaz Gulamudin dalam pesannya.
Halaman : 1 2







