DAILYHITS.ID – Di balik alunan musik yang lembut dan lirik yang menyentuh, single terbaru “Merindukanmu” milik Arey the Wins menyimpan kisah nyata yang begitu dalam tentang perjuangan hidup, kehilangan, dan kerinduan yang tak pernah benar-benar selesai.
Lagu yang dirilis pada Jumat (15/5/2026) itu lahir bukan sekadar dari imajinasi, melainkan dari cerita seorang perempuan asal Singapura bernama Noraseah Nawawi yang hingga kini masih berjuang melawan kanker.
Di tengah perjuangannya menghadapi penyakit, Noraseah harus menerima kenyataan pahit ketika sahabat yang selama ini menemaninya berjuang justru lebih dulu berpulang. Dari situlah benih lagu “Merindukanmu” tumbuh menjadi sebuah karya penuh emosi.
Awal perkenalan Arey dengan Noraseah terjadi secara tidak sengaja. Saat itu Noraseah mendengar lagu “Dua Sisi” milik Arey dari seorang temannya. Rasa penasaran membuatnya mencari nama sang musisi melalui TikTok dan YouTube hingga akhirnya memberanikan diri menghubungi Arey melalui pesan langsung ketika sang musisi sedang siaran langsung di TikTok.
Percakapan sederhana itu kemudian berkembang menjadi hubungan pertemanan yang hangat. Noraseah mulai mengirimkan sejumlah tulisan berisi kisah hidup dan perasaannya selama melawan kanker.
“Dia bertanya apakah tulisan-tulisan itu bisa dijadikan lagu. Setelah saya baca, ada satu tulisan yang menurut saya sangat kuat untuk dijadikan sebuah karya musik,” ujar Arey tertuang dalam tulisan, Jumat (15/5/2026).
Tulisan tersebut lalu dirangkai ulang menjadi lirik lagu dengan penyesuaian musikal agar menyatu dengan melodi yang dibangun. Namun bagi Arey, inti dari cerita itu tetap dipertahankan, tentang dua sahabat yang saling menguatkan di tengah perjuangan hidup dan akhirnya harus dipisahkan oleh kematian.
Dalam salah satu percakapannya, Noraseah mengaku sahabatnya bukan sekadar teman biasa. Sosok itu telah ia anggap sebagai keluarga sendiri.
“Saya berjuang melawan kanker bersama sahabat saya yang sudah saya anggap seperti keluarga kandung sendiri. Namun Tuhan lebih sayang kepada teman saya, sehingga dia lebih dulu berpulang,” ungkap Noraseah kepada Arey.
Dari kisah itulah “Merindukanmu” hadir sebagai lagu yang tidak hanya berbicara soal kehilangan sahabat, tetapi juga kerinduan kepada siapa saja yang pernah hadir begitu dekat dalam hidup—orang tua, keluarga, teman, hingga seseorang yang kini hanya tinggal kenangan.
Nuansa emosional lagu tersebut juga diperkuat melalui konsep visual sampul lagu yang menggambarkan dua dimensi berbeda, menjadi simbol dua sahabat yang kini berada di dunia yang tak lagi sama.
Di tengah kondisi fisik yang terus menurun akibat kanker, Noraseah disebut tetap berusaha kuat menjalani hidup meski harus menghadapi rasa takut dan kesendirian. Sementara Arey berharap lagu ciptaannya dapat menjadi pelukan bagi siapa saja yang sedang berjuang menghadapi kehilangan.
“Lagu ini saya dedikasikan untuk sahabat saya dan semua orang yang sedang merasakan kerinduan, baik kepada yang sudah tiada ataupun yang jauh dari genggaman,” tutur Arey.
Melalui “Merindukanmu”, Arey the Wins seolah ingin mengingatkan bahwa kehilangan mungkin tidak pernah benar-benar hilang, namun kenangan dan cinta terhadap seseorang akan selalu hidup dalam hati, bahkan melalui sebuah lagu.







