Video Dugaan Pencemaran Nama Baik Direktur RB Mendadak Hilang, Begini Kata Kuasa Hukum

- Penulis

Jumat, 11 April 2025 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa Hukum Direktur RB, Razid Chaniago. (Istimewa)

Kuasa Hukum Direktur RB, Razid Chaniago. (Istimewa)

SERANG- Video yang berisi dugaan pencemaran nama baik Direktur Utama Radar Banten Grup, Mashudi menghilang dari YouTube. Diduga, video tersebut diprivasi oleh akun @indonesiajurnalis.com sehingga tidak dapat dilihat publik.

Berdasarkan pantauan wartawan, Kamis 10 April 2025 pukul 15.05 WIB, video tersebut sudah tidak dapat diputar. Bahkan, layar YouTube akun yang sebelumnya berjudul “PWI Cilegon Beberkan Siapa Radar Banten” itu berwarna hitam. Di layar tertulis “Video ini disetel untuk pribadi”.

“Video itu sepertinya bukan dihapus tapi diprivasi sehingga tidak dapat dilihat lagi,” kata Ajat Nuryadin, seorang penggiat Medsos Banten dalam keterangannya.

Menurut Ajat, video tersebut dapat kembali muncul apabila diatur menjadi ‘publik’. Pengaturan tersebut hanya bisa dilakukan oleh pemilik akun. “Bisa disetting lagi. Tergantung dari yang punya akun,” ungkap Ajat.

Baca Juga :  Airin-Ade Punya Jurus Jitu Atasi Pengangguran di Banten, Apa Itu?

Informasi yang diperoleh, video Ahmad Fauzi Chan alias Ican yang berbicara di hadapan khalayak tersebut berlangsung di Aula Kantor BMG Serang, Kelurahan Pageragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang dilakukan pada Selasa 18 Februari 2025.

Dalam video itu, Ican menyebut nama Mashudi dan Radar Banten dengan kata yang tak pantas. Bahkan, ada kata-kata rampok dan monopoli yang dilakukan Radar Banten.

“Mereka yang jelas rampok juga ternyata, seolah-olah mereka hebat gedung lima lantai (menyebut kantor Radar Banten-red), rampok juga kenyataannya,” kata Ican di video youtube itu.

Video YouTube Ican tersebut telah ditonton ratusan kali. Video tersebut telah disebarluaskan melalui media sosial (medsos) seperti WhatsApp.

Baca Juga :  Pemkab Lebak Biayai Sekolah 100 Anak Keluarga Miskin Lewat Program Santri Rakyat

Menanggapi ‘menghilangnya” video youtube Ican, kuasa hukum pelapor, Razid Chaniago, SH.MH., menyebut perbuatan ini diduga sebagai upaya menghilangkan barang bukti. Video yang jadi bukti itu sudah tak bisa diakses lagi.

“Tidak bisa diaksesnya video barang bukti tersebut setelah terlapor (Ican-red) mangkir dari panggilan penyidik. Kami menduga mangkirnya terlapor dan video yang jadi bukti itu sudah tak bisa dibuka sebagai bagian yang tak terpisahkan. Untuk itu kami meminta polisi agar terlapor segera dipanggil dan diperiksa guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Razid.

“Jika betul-betul video dihapus atau sengaja dihilangkan, maka sama saja upaya untuk menghilangkan barang bukti yang sangat penting dalam kasus ini,” kata Razid Chaniago dalam konferensi pers di Serang, 10 April 2025

Berita Terkait

Pemkab Lebak Biayai Sekolah 100 Anak Keluarga Miskin Lewat Program Santri Rakyat
Menunggu yang Terlalu Lama: Peran DPRD Lebak di Balik Percepatan Hunian Tetap
Jembatan Gantung di Lebak Ambruk, Lima Pelajar Terjun ke Sungai
Perda Direvisi, RTRW Dirombak! Pemkab Serang dan DPRD Gaspol Bahas 12 Raperda 2026
Serang Siap Berubah Wajah: Kawasan Industri Baru dan Gedung 30 Lantai
Nelayan Serang Sirna di Laut, Terjatuh dari Kapal Saat Menjaring Ikan di Perairan Lontar
23 Panggung Isra Miraj dan Cerita Iip Makmur Bersama Warga
Bupati Serang Perintahkan Seluruh OPD ‘Turun Gunung’ Tangani Banjir di Wilayah Terisolasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:15

Pemkab Lebak Biayai Sekolah 100 Anak Keluarga Miskin Lewat Program Santri Rakyat

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:25

Menunggu yang Terlalu Lama: Peran DPRD Lebak di Balik Percepatan Hunian Tetap

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:02

Jembatan Gantung di Lebak Ambruk, Lima Pelajar Terjun ke Sungai

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:53

Perda Direvisi, RTRW Dirombak! Pemkab Serang dan DPRD Gaspol Bahas 12 Raperda 2026

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:01

Nelayan Serang Sirna di Laut, Terjatuh dari Kapal Saat Menjaring Ikan di Perairan Lontar

Berita Terbaru

Kondisi kendaraan para pelajar yang terjebak pada jembatan ambruk. (FOTO Tangkap Layar Video)

Berita Terbaru

Jembatan Gantung di Lebak Ambruk, Lima Pelajar Terjun ke Sungai

Rabu, 21 Jan 2026 - 21:02