Rembuk Pemuda Banten Jangan Cuma Jadi Panggung Debat, Harus Berani Lahirkan Aksi Nyata

- Penulis

Minggu, 1 November 2026 - 20:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rembuk Pemuda Provinsi Banten berfoto bersama pada Rembuk Nasional Pemuda Indonesia ke-III. (Dok/Dailyhits.id)

Rembuk Pemuda Provinsi Banten berfoto bersama pada Rembuk Nasional Pemuda Indonesia ke-III. (Dok/Dailyhits.id)

DAILYHITS.ID – Forum diskusi pemuda berisiko kehilangan makna jika hanya menjadi panggung adu argumentasi tanpa menghasilkan perubahan.

Gagasan, kritik, dan perbedaan pendapat harus berujung pada rekomendasi serta aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Persoalan itulah yang menjadi tantangan Rembuk Pemuda Provinsi Banten. Organisasi yang dipimpin Salmah Hidayani tersebut didorong tidak sekadar menjadi ruang berkumpul dan bertukar pikiran, tetapi mampu melahirkan gagasan yang dapat diterjemahkan menjadi gerakan konkret.

Baca Juga :  Warga Lebak Ramai-ramai Ikut Donor Darah Hari Lahir Kejaksaan ke 80

Ketua Rembuk Pemuda Provinsi Banten, Salmah Hidayani, mengatakan perbedaan pandangan seharusnya tidak membuat generasi muda terjebak dalam perdebatan berkepanjangan.

Sebaliknya, keberagaman pemikiran harus menjadi modal untuk membangun kolaborasi dan mencari solusi atas persoalan masyarakat.

“Melalui Rembuk Pemuda, kami ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak muda untuk saling bertukar pikiran, menyampaikan gagasan, dan membangun kolaborasi tanpa melihat perbedaan latar belakang. Bagi kami, perbedaan bukan penghalang untuk bergerak bersama, justru menjadi kekuatan untuk melahirkan solusi,” ujar Salmah, Minggu (1/11/2026).

Baca Juga :  KPU Banten Tetapkan DPT Pilkada 2024, Cek Nama Anda Ada Gak?

Menurutnya, kontribusi pemuda tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kritik terhadap berbagai persoalan publik. Generasi muda juga harus memiliki keberanian menawarkan solusi dan terlibat langsung dalam mendorong perubahan.

“Kami berharap Rembuk Pemuda di Provinsi Banten bisa menjadi ruang yang produktif. Bukan hanya tempat berkumpul dan berdiskusi, tetapi juga melahirkan rekomendasi, gerakan, dan aksi nyata yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Editor : Engkos Kosasih

Berita Terkait

Rachmat Setiadi: RSDP Terus Berbenah untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Dapat Dukungan Kuat, Yasril Chaniago Didorong Maju di Konferkab PWI Lebak
PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026
Dosen dan Mahasiswa Unpam Kampus Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana, Angkat Literasi Hukum dan Perlindungan Sosial
Hukum Masyarakat, Unpam Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana Pandeglang
DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM
Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak
KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:15

Rembuk Pemuda Banten Jangan Cuma Jadi Panggung Debat, Harus Berani Lahirkan Aksi Nyata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:11

Rachmat Setiadi: RSDP Terus Berbenah untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:53

PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01

Dosen dan Mahasiswa Unpam Kampus Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana, Angkat Literasi Hukum dan Perlindungan Sosial

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:27

Hukum Masyarakat, Unpam Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana Pandeglang

Berita Terbaru

Advertorial

Selamat Hari Sumpah Pemuda 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:56