Terbitkan Surat Edaran, KDM Ajak ASN dan Warga Jabar Donasi Rp1.000 Per Hari

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 13:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM. (Dok. Tim Dedi Mulyadi)

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM. (Dok. Tim Dedi Mulyadi)

DAILYHITS – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menerbitkan surat edaran (SE) mengenai ajakan seluruh aparatur sipil negara (ASN), siswa sekolah hingga warga Jawa Barat (Jabar) untuk menyisihkan Rp1.000 per hari sebagai donasi sukarela.

Surat yang diterbitkan pada 1 Oktober 2025 dengan nomor 149/PMD.03.04/KESRA itu ditujukan kepada bupati dan wali kota se-Jabar, kepala OPD provinsi hingga kabupaten/kota, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Jabar.

Pria yang karib disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini berencana hasil iuran sukarela warga akan disalurkan untuk bidang pendidikan dan kesehatan di Jawa Barat.

Baca Juga :  Bupati Serang Perintahkan Seluruh OPD 'Turun Gunung' Tangani Banjir di Wilayah Terisolasi

Dikutip dari Disway.id gerakan yang dinamai “Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu)” atau “gerakan bersama-sama sehari seribu” itu pun langsung viral di media sosial hingga memicu pujian atas semangat gotong royong. Meski demikian gebrakan itu pun tetap mendapat kritik dari netizen karena dianggap membebani warga di tengah biaya hidup tinggi.

“Melalui gerakan rereongan poe ibu ini, kami mengimbau dan mengajak tiap individu ASN, siswa sekolah, dan warga masyarakat untuk menyisihkan Rp1.000 per hari sebagai bentuk kesetiakawanan sosial dan kesukarelawanan sosial,” tulis KDM dalam surat tersebut, menekankan prinsip “dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat” untuk wujudkan visi Jawa Barat Istimewa.

Baca Juga :  Bupati Serang Ungkap Kebingungan Cari Lokasi Pengelolaan Sampah Dalam 100 Hari Kerja

Dalam penjelasan resminya, Surat edaran ini dibuat untuk menjawab kebutuhan darurat dan mendesak masyarakat di sektor pendidikan dan kesehatan yang sering terabaikan akibat keterbatasan anggaran daerah.

Berita Terkait

DPRD Banten Kebut 12 Raperda Strategis, Sekolah Gratis hingga UMKM Jadi Prioritas
Perpusda Kota Tangerang Jadi Tempat Favorit Pelajar Isi Waktu Sepulang Sekolah
Perluas Akses Pengetahuan, DPAD Kota Tangerang Kerap Datangi Lapas Anak Lewat Story Telling
Pemkab Serang Pangkas Perjalanan Dinas 50 Persen, Terapkan WFH ASN Setiap Jumat
Wow! Bapenda Serang Siapkan Insentif Rp34 Miliar, Petugas Pajak Berpotensi Terima Rp33 Juta per Bulan
Kerja Terlihat, Publik Mengapresiasi: Satu Tahun Transformasi Pemkot Serang
Banggar DPRD Kabupaten Serang Heran, Muncul Penambahan Anggaran Rp73 M Tanpa Pembahasan
Perda Direvisi, RTRW Dirombak! Pemkab Serang dan DPRD Gaspol Bahas 12 Raperda 2026

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:33

DPRD Banten Kebut 12 Raperda Strategis, Sekolah Gratis hingga UMKM Jadi Prioritas

Senin, 11 Mei 2026 - 10:40

Perpusda Kota Tangerang Jadi Tempat Favorit Pelajar Isi Waktu Sepulang Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:24

Perluas Akses Pengetahuan, DPAD Kota Tangerang Kerap Datangi Lapas Anak Lewat Story Telling

Kamis, 2 April 2026 - 19:29

Pemkab Serang Pangkas Perjalanan Dinas 50 Persen, Terapkan WFH ASN Setiap Jumat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:02

Wow! Bapenda Serang Siapkan Insentif Rp34 Miliar, Petugas Pajak Berpotensi Terima Rp33 Juta per Bulan

Berita Terbaru

Mahasiswa Unpam Serang, (Dok)

OPINI

RUU Polri dan Ancaman Kembalinya Dwi Fungsi Aparat

Sabtu, 20 Jun 2026 - 01:35

Kabid SD Disdik Lebak, Sahril Apani. (Istimewa)

Berita Terbaru

Gerakan Sekar Hebat, Inovasi Disdik Lebak untuk SPMB Ramah

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:35