Wali Kota Serang Susuri Kali Pecinan, Targetkan Kota Bebas Banjir

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota dan wakil walikota serang, Budi - Agis, meyusuri suangai pacinan sampai ke muara laut menggunakan Prahu karet di kawasan banten lama. Sabtu (10/1/2025). Foto: Dailyhits

Walikota dan wakil walikota serang, Budi - Agis, meyusuri suangai pacinan sampai ke muara laut menggunakan Prahu karet di kawasan banten lama. Sabtu (10/1/2025). Foto: Dailyhits

DAILYHITS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menegaskan komitmennya dalam penanganan banjir dengan menyusuri langsung Kali Pecinan hingga ke muara laut di Kampung Pamarican, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan aliran air berjalan lancar pascapengerukan atau normalisasi yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, sekaligus memetakan langkah lanjutan dalam pengendalian banjir.

Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan bahwa penanganan banjir tidak boleh menunggu hingga bencana terjadi. Menurutnya, langkah preventif harus dilakukan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan.

“Sesuai instruksi Pak Gubernur, Kota Serang wajib bebas dari banjir. Ini mungkin akan menjadi sejarah, karena kita mengembalikan fungsi kanal sebagaimana mestinya,” tegas Budi di lokasi, Sabtu, (10/1/2025).

Baca Juga :  Dilantik Jadi Anggota DPR RI Dapil Banten 2, FAY Komitmen Perjuangkan Aspirasi

Ia menyoroti keberadaan bangunan liar dan empang yang telah berdiri puluhan tahun di bantaran Kali Pecinan, yang dinilai menghambat fungsi alami kanal sebagai jalur aliran air.

Ia menginstruksikan jajaran kewilayahan agar segera mengambil langkah tegas dalam penertiban.

Sementara itu, Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, menjelaskan bahwa Kali Pecinan memiliki nilai historis penting.

Berdasarkan peta cagar budaya, kanal tersebut telah berfungsi sebagai saluran vital sejak masa Kesultanan Banten.

“Kondisi existing saat ini tidak optimal akibat kepadatan penduduk. Kali yang semula memiliki lebar lebih dari 15 meter, di bagian hilir kini menyempit hingga hanya sekitar satu meter karena bangunan liar dan tumpukan sampah,” ungkap Nanang.

Baca Juga :  Polda Banten Ringkus Tiga Pria Diduga Pelaku Pengeroyokan Warga Bogeg

Nanang menegaskan, normalisasi Kali Pecinan bukan semata-mata kebijakan pimpinan daerah, melainkan kebutuhan mendesak seluruh masyarakat Kota Serang agar terbebas dari ancaman banjir.

“Ini bukan hanya kehendak Wali Kota, tetapi kehendak seluruh warga Kota Serang. Semua OPD harus memahami peran dan tanggung jawabnya,” tegasnya.

Pemkot Serang juga mengingatkan bahwa penyebab utama banjir sebagian besar berasal dari aktivitas manusia, seperti membuang sampah sembarangan dan mendirikan bangunan di badan sungai.

Karena itu, Pemkot berharap adanya partisipasi dan kesadaran penuh dari masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan warga dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian banjir di Kota Serang.***

Berita Terkait

Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Jaminan Sosial bagi Pekerja Mandiri di Pandeglang
Cegah Sengketa! Mahasiswa Hukum Unpam Serang Edukasi Warga Pandeglang soal Perjanjian Tertulis
DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM
Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak
KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional
Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern
Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01

Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Jaminan Sosial bagi Pekerja Mandiri di Pandeglang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:27

Cegah Sengketa! Mahasiswa Hukum Unpam Serang Edukasi Warga Pandeglang soal Perjanjian Tertulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23

DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03

Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:50

KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Berita Terbaru