Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat DWP Kabupaten Lebak, Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya, mengatakan deteksi dini menjadi langkah penting untuk menekan angka kanker serviks dan payudara yang masih tinggi.
Pemerintah Kabupaten Lebak, kata dia, menargetkan sekitar 55 ribu perempuan mengikuti pemeriksaan HPV DNA sebagai upaya preventif. “Perempuan tidak hanya berperan di dalam keluarga, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran kesehatan di masyarakat,” kata Belia.
Terpisah, kegiatan tersebut turut melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lebak. Ketua IDI Kabupaten Lebak, dr. Irfan Maulani, menekankan pentingnya peran ibu dalam menentukan kualitas keluarga dan masyarakat.
“Ibu yang sehat akan melahirkan keluarga yang kuat, sehingga berdampak pada kemajuan bangsa,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara DWP, PKK, dan tenaga medis, diharapkan kesadaran perempuan di Kabupaten Lebak terhadap pentingnya deteksi dini kanker semakin meningkat.***
Halaman : 1 2







