Kerja Terlihat, Publik Mengapresiasi: Satu Tahun Transformasi Pemkot Serang

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Serang, Budi Rustandi, memberikan keterangan kepada pers, Doc: (ist/Dailyhits).

Walikota Serang, Budi Rustandi, memberikan keterangan kepada pers, Doc: (ist/Dailyhits).

Efisiensi waktu, transparansi proses, serta kemudahan pelacakan layanan menjadi nilai tambah yang kerap disoroti warganet.

Pengamat kebijakan publik menilai Serang Digital sebagai langkah strategis menuju tata kelola pemerintahan modern.

Digitalisasi tidak hanya memangkas birokrasi, tetapi juga memperkuat akuntabilitas karena setiap proses terdokumentasi secara sistematis.

Serang Bebas Pungli: Dorong Integritas Aparatur

Program lain yang mendapat perhatian publik adalah gerakan Serang Bebas Pungli. Inisiatif ini menitikberatkan pada penguatan pengawasan internal, edukasi aparatur, serta pembukaan kanal pelaporan bagi masyarakat.

Dalam implementasinya, Pemkot menggandeng berbagai unsur pengawasan untuk memastikan pelayanan publik berjalan tanpa praktik pungutan liar.

Kampanye integritas dilakukan secara masif, baik di lingkungan birokrasi maupun melalui sosialisasi kepada warga.

Warganet menilai langkah ini sebagai komitmen nyata terhadap reformasi birokrasi. Diskursus digital menunjukkan bahwa transparansi dan keberanian membuka ruang pengaduan publik menjadi faktor penting yang meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Serang Mengaji

Kemudian program Serang Mengaji. Program ini tidak hanya menargetkan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga bertujuan menanamkan nilai adab, akhlak, moral, dan pembentukan karakter generasi muda.

Baca Juga :  Perda Direvisi, RTRW Dirombak! Pemkab Serang dan DPRD Gaspol Bahas 12 Raperda 2026

Sasaran program mencakup sekolah-sekolah, pondok pesantren, hingga masyarakat umum.

Program ini juga berjalan tanpa menggunakan APBD serta didukung aplikasi digital Serang Mengaji yang dapat diakses masyarakat.

Selain itu, pembinaan turut diperkuat melalui kolaborasi dengan Badan Wakaf Provinsi Banten.

Tim verifikasi juga dibentuk bersama Kementerian Agama hingga tingkat RT untuk memastikan validitas data warga yang masih buta aksara Al-Qur’an, baik melalui pendataan langsung maupun sistem daring.

Respons Kepala Daerah

Menanggapi hasil analisis tersebut, Wali Kota Budi Rustandi menyatakan bahwa data digital merupakan refleksi aspirasi masyarakat masa kini.

“Kami mengapresiasi hasil analisa ini. Tingginya mention positif untuk penataan kawasan dan pengelolaan sampah menunjukkan masyarakat merasakan manfaat program yang dijalankan,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri, terutama terkait persoalan banjir yang masih menjadi catatan publik.

“Sentimen negatif adalah pengingat bagi kami untuk terus bekerja. Perbaikan infrastruktur drainase dan sistem pengendalian banjir menjadi fokus agar kualitas hidup warga semakin baik,” tegasnya.

Baca Juga :  Komisi V DPRD Banten Dikunjungi Pelajar SMPN yang Ingin Belajar Demokrasi

Cermin Persepsi Publik Digital

Gawekuta Institute menggunakan alat pemantauan media yang menangkap percakapan di berbagai platform media sosial dan kanal berita daring.

Sistem ini mengelompokkan emosi publik secara otomatis, sehingga mampu memetakan kecenderungan persepsi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.

Dalam konteks satu tahun kepemimpinan Budi-Agis, data tersebut memperlihatkan bahwa kombinasi penataan kota, inovasi layanan digital, dan penguatan integritas birokrasi menjadi fondasi utama sentimen positif.

Ke depan, tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi implementasi program sekaligus merespons isu-isu krusial seperti banjir dan pengelolaan lingkungan.

Namun, tren percakapan digital menunjukkan bahwa publik menaruh harapan besar terhadap kelanjutan reformasi di Kota Serang.

Satu tahun pertama ini menjadi penanda bahwa kepemimpinan yang adaptif terhadap kebutuhan warga, baik di ruang fisik maupun digital, mampu membangun kepercayaan publik yang kuat. (ADV)

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita: Dailyhits.id

Berita Terkait

Pemkab Serang Pangkas Perjalanan Dinas 50 Persen, Terapkan WFH ASN Setiap Jumat
Wow! Bapenda Serang Siapkan Insentif Rp34 Miliar, Petugas Pajak Berpotensi Terima Rp33 Juta per Bulan
Banggar DPRD Kabupaten Serang Heran, Muncul Penambahan Anggaran Rp73 M Tanpa Pembahasan
Perda Direvisi, RTRW Dirombak! Pemkab Serang dan DPRD Gaspol Bahas 12 Raperda 2026
Bupati Serang Perintahkan Seluruh OPD ‘Turun Gunung’ Tangani Banjir di Wilayah Terisolasi
Anggaran Pengelolaan Sampah Lebih Besar dari Retribusi, Wabup Serang Buka Suara!
Enam Jabatan Eselon II Masih PLT, DPRD Serang Desak Bupati Segera Lantik Hasil Open Bidding
Tekor Gede! Kabupaten Serang Bayar Rp 23 M Buat Buang Sampah, Padahal Pemasukan Cuma Rp 1,2 M

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:29

Pemkab Serang Pangkas Perjalanan Dinas 50 Persen, Terapkan WFH ASN Setiap Jumat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:02

Wow! Bapenda Serang Siapkan Insentif Rp34 Miliar, Petugas Pajak Berpotensi Terima Rp33 Juta per Bulan

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:51

Kerja Terlihat, Publik Mengapresiasi: Satu Tahun Transformasi Pemkot Serang

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:51

Banggar DPRD Kabupaten Serang Heran, Muncul Penambahan Anggaran Rp73 M Tanpa Pembahasan

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:53

Perda Direvisi, RTRW Dirombak! Pemkab Serang dan DPRD Gaspol Bahas 12 Raperda 2026

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50