“Dirgahayu Provinsi Banten, kolaborasi kuat untuk Banten maju, adil merata, tidak korupsi,”kata Andra.
Selain kemajuan, Andra juga menyampaikan beberapa program yang akan terus dilanjutkan, antara lain:
- Peningkatan citra positif KP3B sebagai simbol identitas kemajuan daerah dan pusat layanan publik.
- Kelanjutan program kesejahteraan sosial seperti Jam Sos Ratu, pembangunan RSUD Malimping, RSUD Banten, dan sekolah CMBBS yang digagas era Ratu Atut Chosiyah.
- Peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan peran Bank Banten yang dicanangkan era Rano Karno.
- Kelanjutan pembangunan Banten International Stadium, revitalisasi Kawasan Banten Lama, serta pembangunan RSUD Labuan dan Cilograng dari era Wahidin Halim.
- Untuk meningkatkan konektivitas antar daerah, Pemprov Banten juga secara resmi meluncurkan pengoperasian angkutan massal Trans Banten Koridor Terminal Pakupatan Untirta Sindangsari.
- Upaya reaktivasi kereta api Rangkas Bitung-Labuan dan Saketi-Bayah, serta rencana pembangunan MRT rute Cikarang-Balaraja, Lebak-Belus-Serpong juga terus diupayakan untuk kawasan aglomerasi Jakarta.
Di bidang SDM dan kesehatan, Pemprov memberikan bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk 3.600 nelayan dan 946 pengemudi ojek online. Selain itu, kebijakan sekolah gratis untuk SMA/SMK/SKH swasta telah ditetapkan, dan pengoperasian RSUD Labuan dan RSUD Cilograng telah berjalan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.
“Program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Program Bank Andra menjadi komitmen nyata untuk memperbaiki aksesibilitas, meningkatkan perekonomian desa, dan mewujudkan pemerataan pembangunan,” tegas Soni. ***
Halaman : 1 2







