Wilmar Group Hingga PT FSTJ Diperiksa Polri Gegara Temuan Beras Tak Sesuai Mutu

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 07:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Pangan Polri saat Memeriksa Sejumlah Beras di Pasar. (Dokumentasi ChatNews)

Satgas Pangan Polri saat Memeriksa Sejumlah Beras di Pasar. (Dokumentasi ChatNews)

DAILY HITS – Sejumlah produsen ternama di Indonesia diperiksa Satgas Pangan Polri. Hal ini berkaitan dengan temuan 212 merek beras di 10 provinsi yang tak memenuhi standar mutu.

Kasus ini ditemukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) yang melakukan
investigasi pada periode 6 hingga 23 Juni 2025, yang mencakup 268 sampel beras dari 212 merek yang tersebar di 10 provinsi.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah: Sepi - Tak Ada KBM

Sampel ini melibatkan dua kategori beras, yaitu premium dan medium, dengan fokus utama pada parameter mutu, seperti kadar air, persentase beras kepala, butir patah, dan derajat sosoh.

Berdasarkan hasil investigasi, ditemukan 85,56 persen beras premium yang diuji tidak sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.

Kemudian, 59,78 persen beras premium tersebut juga tercatat melebihi HET, sementara 21,66 persen lainnya memiliki berat riil yang lebih rendah dibandingkan dengan yang tertera pada kemasan.

Baca Juga :  Official Who Molested Woman Didn't Have to Be Politically Correct

Kasatgas Pangan Polri Brigjen Helfi Assegaf, membenarkan memeriksa sejumlah produsen terkait temuan tersebut.

“Iya betul (terkait itu),” kata Helfi dikutip dari CNN pada Senin (14/7/2025).

Adapun produsen yang diperiksa yakni,
Wilmar Group (WG) terkait produk Sania, Sovia dan Fortune.

Berita Terkait

Terlindungi: Polisi Amankan Maling Motor usai Diamuk Massa di Serang
Maling di Serang Diamuk Massa usai Gagal Bawa Kabur Motor Pegawai Minimarket
PT Nikomas Gemilang Berangkatkan 4.900 Karyawan Mudik Gratis ke Pulau Jawa
Tak Sampai Sehari, Pelaku Curanmor yang Viral di Lebak Berhasil Diciduk
Menko Agus Harimurti Yudhoyono Ngabuburit ke Banten, Silaturahmi Ulama sampai Nyetir Sendiri
Tak Mau Banjir Terulang, Komisi IV DPRD Serang Minta Solusi Jangka Panjang ke BBWSC3
Universitas Faletehan Gandeng Asosiasi, Siap Lulus Siap Kerja.
Akademisi UNIS Tangerang Kritik Pernyataan Wakil Ketua DPRD Serang soal RDP Banjir

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:19

Terlindungi: Polisi Amankan Maling Motor usai Diamuk Massa di Serang

Rabu, 1 April 2026 - 11:56

Maling di Serang Diamuk Massa usai Gagal Bawa Kabur Motor Pegawai Minimarket

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:10

PT Nikomas Gemilang Berangkatkan 4.900 Karyawan Mudik Gratis ke Pulau Jawa

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24

Tak Sampai Sehari, Pelaku Curanmor yang Viral di Lebak Berhasil Diciduk

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:24

Menko Agus Harimurti Yudhoyono Ngabuburit ke Banten, Silaturahmi Ulama sampai Nyetir Sendiri

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50