Harga Melonjak, Penjual Bensin Eceran di Lebak Gigit Jari

- Penulis

Senin, 26 September 2022 - 07:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO ILUSTRASI penjual bensin eceran. Para pedagang di Kabupaten Lebak gigit jari selepas kenaikan harga BBM. (FOTO Suaracom)

FOTO ILUSTRASI penjual bensin eceran. Para pedagang di Kabupaten Lebak gigit jari selepas kenaikan harga BBM. (FOTO Suaracom)

Lebak- Sejumlah pedagang bensin eceran di Kabupaten Lebak terpaksa gigit jari karena dagangan mereka sepi pembeli. Alasannya, karena mayoritas warga lebih memilih antri di SPBU terdekat.

Usut punya usut, sepinya peminat bensis eceran karena melonjaknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ketimbang merogoh kocek Rp15 – 16 ribu perliter Pertamax di eceran, para pengendara lebih rela antri untuk berburu pertalite Rp10 ribu/liter.

Baca Juga :  Politikus Senior Golkar Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, Punya Banyak Massa Loh!

“Ya mas, sepi pembeli. Katanya mah ketika para pengendara mengisi bensin di eceran itu beda jauh dengan yang di SPBU,”kata Indra salah satu pedagang bensin eceran di Rangkasbitung, Senin, 26 September 2022.

Indra mengaku pendapatannya dalam usaha dalam berjualan bensin terjun bebas. Padahal dalam sehari, Indra bisa mendapat keuntungan Rp700 ribu.

“Sekarang mah mas, pendapatan juga jadi menurun, sebelum dinaikan harga BBM biasanya dalam satu hari bisa dapat Rp 700 ribu. Tapi sekarang mah paling dapet Rp 200 ribu perhari,”bebernya.

Baca Juga :  Lebak Jadi Magnet Investor, Realisasi Investasi Hampir Sentuh Rp1 Triliun

Masih kata Indra, ia berharap, semoga Harga BBM segera normal kembali.Agar masyarakat tidak kewalahan ketika membeli bensin untuk kendaraan pribadinya.

“Semoga ada keajaiban yah mas, biar harga bensin bisa stabil kembali. Sehingga saya bisa menjual dengan nyaman,”harapnya.

Berita Terkait

Program ‘bjb Siap’ Solusi Persiapan Dana Pensiun
Banten Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru 2025-2026
Lebak Jadi Magnet Investor, Realisasi Investasi Hampir Sentuh Rp1 Triliun
Airlangga Hartarto: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh
MADU: MAN 2 Serang Punya Identitas Baru dari Budidaya Lebah Teuweul
Menyentuh Desa Tertinggal: PKK Banten Jemput Bola Bina Kader di Kaki Gunung Mancak
Bupati Serang Dorong Mekanisasi Pertanian, Kejar Target Tanam Padi Untuk Ketahanan Pangan
Diskoumperindag Serang Distribusikan 850 Dus Minyak dan Sembako ke Pulau Tunda

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:50

Program ‘bjb Siap’ Solusi Persiapan Dana Pensiun

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:17

Banten Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru 2025-2026

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:02

Lebak Jadi Magnet Investor, Realisasi Investasi Hampir Sentuh Rp1 Triliun

Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:27

Airlangga Hartarto: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh

Kamis, 2 Oktober 2025 - 02:36

MADU: MAN 2 Serang Punya Identitas Baru dari Budidaya Lebah Teuweul

Berita Terbaru

Mahasiswa Unpam Serang, (Dok)

OPINI

RUU Polri dan Ancaman Kembalinya Dwi Fungsi Aparat

Sabtu, 20 Jun 2026 - 01:35

Kabid SD Disdik Lebak, Sahril Apani. (Istimewa)

Berita Terbaru

Gerakan Sekar Hebat, Inovasi Disdik Lebak untuk SPMB Ramah

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:35