DAILYHITS.ID – Dibawah terik matahari yang menyinari kawasan Alun-Alun Kota Serang, deretan bendera merah putih berkibar di lapak sederhana milik Pemuda asal garut Apip.
Dengan senyum ramah, pemuda asal Garut itu melayani satu per satu pembeli yang datang mencari perlengkapan menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80.
Apip bukan pedagang harian. Ia hanya muncul setahun sekali, tepat saat momen Agustusan tiba.
Namun dari usaha musiman itu, Apip bisa mengantongi keuntungan yang tak main-main -bahkan melebihi upah minimum di Kota Serang.
“Di sini saya jualan bendera cuma satu tahun sekali,” ungkap Apip saat ditemui di lapaknya, Selasa (5/8/2025).
Meski hanya berjualan selama seminggu, Apip sukses meraih omzet hingga Rp8 juta.
Ia memulai usahanya di sekitar alun-alun sejak sepekan lalu, memanfaatkan antusiasme masyarakat menyambut hari kemerdekaan.
“Ini saya hampir seminggu dulu. Keuntungan dalam satu minggu kemarin ada delapan juta,” katanya dengan nada penuh syukur.
Lebih lanjut, . Ia menuturkan banyak pengunjung yang dateng perharinya.
“Lumayan sih banyak yang datang”, Ucapanya.
Menurutnya, dalam satu hari omzet terkecil bisa mencapai Rp500 ribu. Namun di hari-hari ramai, terutama menjelang tanggal 17 Agustus, pendapatannya bisa menembus Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.
Usaha Apip menjadi contoh nyata bahwa peluang ekonomi bisa hadir dari momentum nasional asal jeli membaca situasi.
Dengan ketekunan dan strategi waktu yang tepat, pemuda Garut ini mampu mengibarkan keberuntungan dari dagangan yang sederhana, bendera merah putih menjadi cuan.***








