DAILYHITS.ID – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Banten telah menjangkau sekitar 6,6 juta warga per Januari hingga 3 September 2026.
Namun, tingginya angka partisipasi tersebut dinilai tidak boleh berhenti sebatas jumlah warga yang diperiksa.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, meminta hasil pemeriksaan CKG benar-benar ditindaklanjuti, terutama bagi warga yang ditemukan memiliki gangguan kesehatan dan membutuhkan pengobatan maupun pemeriksaan lanjutan.
“Keberhasilan CKG tidak boleh berhenti pada jumlah warga yang diperiksa. Namun yang lebih penting memastikan warga yang ditemukan kesehatan bermasalah mendapat tindak lanjut,” ujar Muhibbin kepada wartawan tertuang dalam tulisan, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara rutin penting karena sejumlah penyakit dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal.
Ia mencontohkan hipertensi dan diabetes yang kerap baru diketahui ketika kondisi kesehatan seseorang sudah terganggu.
“Melalui pemeriksaan rutin, potensi gangguan kesehatan bisa diketahui lebih awal sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Pemerintah tidak hanya hadir saat masyarakat sakit. Pemerintah mendorong masyarakat untuk menjaga kesehatan sebelum penyakit menjadi berat,” katanya.
Muhibbin menilai program CKG memiliki fungsi penting dalam mengubah pola masyarakat yang selama ini cenderung datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah mengalami keluhan atau sakit.
Melalui pemeriksaan gratis, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh edukasi mengenai langkah pencegahan dan perubahan pola hidup.
“CKG bukan sekadar pemeriksaan gratis. CKG adalah bentuk nyata kehadiran negara. Program ini mendorong masyarakat mengenali kondisi kesehatannya sejak dini, sebelum penyakit berkembang menjadi berat,” ujarnya.
Ia menyebut pelaksanaan CKG di Banten telah menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan preventif.
Hingga 3 September 2026, sekitar 6,6 juta warga Banten disebut telah mengikuti CKG dari total penduduk sekitar 12,9 juta jiwa. Angka tersebut setara sekitar 51 persen penduduk dan melampaui target nasional sebesar 46 persen atau sekitar 5,93 juta orang.
Muhibbin mengatakan capaian tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam waktu singkat. Pada 1 September 2026, angka partisipasi CKG di Banten disebut sekitar 6,4 juta jiwa, kemudian meningkat menjadi sekitar 6,6 juta jiwa dua hari berikutnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







