DAILY HITS, – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah kebingungan dalam merealisasikan program 100 hari kerja, terutama di bidang penanganan dan pengelolaan sampah di Kabupaten Serang.
hingga saat ini pihaknya masih belum menemukan lokasi dan metode yang tepat untuk pengelolaan sampah di Kabupaten Serang.
Hal ini di sampaikan bupati serang, Ratu Racmatuzakiyah usai acara loncing panen bawang merah dalam mingkatkan swasmbada pangan di Desa Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu kabupaten serang.
“Yang jelas ini salah satu rencana kita, peningkatan swasembada pangan. Kemudian, kita juga terus mencari metode terbaik untuk pengelolaan sampah, karena sampai sekarang kami belum dapatkan yang efektif dan efisien,” ujar Bupati Ratu Zakiyah saat di wawancara wartawan usai acara, Senin, (7/7/2025).
Menurutnya, pengelolaan sampah merupakan bagian penting dalam rencana aksi 100 hari kerja. Namun, sampai saat ini, Pemkab masih terkendala dalam menentukan lokasi yang layak dan metode penanganan yang sesuai dengan kondisi wilayah.
“Tempat itu belum dapat kami temukan. Jadi mohon doanya, semoga sebagian besar rencana aksi ini bisa terealisasi dalam waktu dekat,” ungkapnya.
Meski begitu, Bupati Serang menegaskan bahwa pihaknya tetap menjalankan program-program yang telah dirancang sebelumnya dan menargetkan percepatan pada bidang lain seperti ketahanan pangan.
“Yang belum kita kejar, ya kita laksanakan sekarang. Intinya kita maksimalkan apa yang bisa dikejar dalam waktu 100 hari ini,” pungkasnya. (Dir/*)







