DAILYHITS – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan ketersediaan serta stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga. Berbagai langkah antisipatif disiapkan guna meredam potensi lonjakan harga akibat peningkatan permintaan masyarakat.
Pemprov Banten bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah menyusun strategi terpadu, mulai dari penguatan cadangan pangan, pelaksanaan operasi pasar murah, hingga pengawasan ketat distribusi bahan pokok di seluruh wilayah Banten.
Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandi, menyampaikan komitmen tersebut saat membuka High Level Meeting (HLM) Optimalisasi Strategi Pengendalian Inflasi di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Rabu (10/12/2025).
“Pemerintah daerah telah menyiapkan langkah komprehensif untuk memastikan pasokan dan harga pangan tetap stabil selama periode Nataru,” ujar Deden dalam keterangannya dikutip, Sabtu (13/12/2025)
Deden menjelaskan, penguatan stok dan cadangan pangan daerah menjadi prioritas utama. Sejumlah komoditas strategis seperti beras, cabai, bawang merah, telur ayam, dan daging dipastikan dalam kondisi aman.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat sekaligus menekan potensi gejolak harga di pasar.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







